Advertisement

Ciuman Pertama

Itulah tegukan pertama dari cawan yang telah diisi oleh para dewa dari air pancuran cinta.

Itulah batas antara kebimbangan yang menghiburkan dan menyedihkan hati dengan takdir yang mengisinya dengan kebahagiaan.
Itulah baris pembuka dari suatu puisi kehidupan , bab pertama dari suatu novel tentang manusia.
Itulah tali yang menghubungkan pengasingan masa lalu dengan kejayaan masa depan.


Ciuman pertama menyatukan keheningan perasaan-perasaan dengan nyanyian-nyanyiannya.
Itulah satu kata yang diucapkan oleh sepasang bibir yang menyatukan hati sebagai singgasana, cinta sebagai raja, kesetiaan sebagai mahkota.

Itulah sentuhan lembut yang mengungkapkan bagaimana jari-jemari angin mencumbui mulut bunga mawar, mempesonakan desah nafas kenikmatan panjang dan rintihan manis nan lirih.
Itulah permulaan getaran-getaran yang memisahkan kekasih dari dunia ruang dan matra dan membawa mereka kepada ilham dan impian-impian.

Ia memadukan taman bunga berbentuk bintang-bintang dengan bunga buah delima, menyatukan dua aroma untuk melahirkan jiwa ketiga.

Jika pandangan pertama adalah seperti benih yang ditaburkan para dewa di ladang hati manusia, maka ciuman pertama mengungkapkan bunga pertama yang mekar pada ranting pohon cabang pertama kehidupan.

Posting Komentar

3 Komentar

Siska Afriyani mengatakan…
ciuman pertama...?
Satu hal yg belum aku rasakan..
Membayangkannya pun tak terbiasa..
Aku kaku dlm mengartikanya..
Keyakinan yg memisahkanku diantara benteng2 itu..
Mampukah ku pertahankan? Atau aku hanya insan biasa yg kan tergoda dg pesona cinta yg terjanjikan..
ragy suhermanto mengatakan…
ciuman pertama......///
hanya die berikan seorang ibu kpada anakyy ketika baru lahir// heeeee
ragy suhermanto mengatakan…
berikan aku ciuman pertamamu agar ku yakin kau memang lahc miliku